Buku Teologi Kontekstual dan Lintas Budaya membahas bagaimana iman Kristen dipahami, diajarkan, dan diwujudkan secara relevan dalam keberagaman budaya tanpa mengabaikan dasar-dasar Alkitab. Pembahasan dimulai dari pengertian serta perkembangan teologi kontekstual, dilanjutkan dengan berbagai pendekatan dan model yang dikemukakan oleh para pemikir seperti David Hesselgrave dan Stephen Bevans. Buku ini juga mengulas teologi pascakolonial, fondasi alkitabiah bagi kontekstualisasi, serta dinamika budaya, agama, dan kehidupan sosial Indonesia yang memengaruhi pelayanan dan pendidikan teologi. Setiap bab disusun secara sistematis agar pembaca memahami hubungan antara pesan Injil dengan realitas masyarakat yang terus berkembang.
Selain menyajikan landasan teoretis, buku ini memperlihatkan penerapan teologi kontekstual dalam kehidupan gereja, pendidikan teologi, dan pelayanan lintas budaya di Indonesia. Berbagai contoh dari beragam daerah menunjukkan bahwa penyampaian Injil dapat dilakukan dengan menghargai budaya lokal tanpa mengubah inti ajaran Kristen. Oleh karena itu, buku ini diharapkan menjadi bahan belajar yang membantu mahasiswa, dosen, pelayan gereja, serta pembaca umum dalam mengembangkan cara berpikir yang peka terhadap konteks, bijaksana dalam berdialog dengan budaya, dan bertanggung jawab dalam menjalankan pelayanan di tengah masyarakat yang majemuk.
|
Detail Buku |
|
| ISBN | 9786347768452 |
| Penulis | Dr. Drs. Markus Adelbert Simanjuntak, M.Th. |
| Editor | Faradika, M.Kom. |
| Penyunting | Risa Juita, S.E. |
| Desain Sampul | Ringgalang Alfath Saksaky, S.IP. |
| Ukuran | A5 |
| Jumlah Halaman | 98 |
| Terbit | 2026 |






Ulasan
Belum ada ulasan.