Otonomi daerah membawa perubahan besar dalam cara pendidikan dikelola, dari sistem yang berpusat pada pemerintah menuju tata kelola yang memberikan ruang lebih luas kepada daerah. Buku Tata Kelola Pendidikan di Era Otonomi Daerah mengupas dinamika perubahan tersebut dengan membahas peran pemerintah, aparatur, dan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan, sekaligus menguraikan berbagai persoalan yang menyertainya, seperti keterbatasan sumber daya, infrastruktur, anggaran, serta kondisi sosial daerah termasuk situasi pascakonflik. Pembahasan berlanjut pada konsep otonomi dan desentralisasi pendidikan, pengalihan kewenangan, kesiapan pemerintah daerah, hingga tantangan ketika kewenangan yang diberikan belum sepenuhnya sejalan dengan kapasitas daerah.
Buku ini semakin memperkaya pembahasan melalui kajian implementasi kebijakan, khususnya komunikasi, sumber daya, sikap pelaksana, dan struktur birokrasi yang membentuk kualitas penyelenggaraan pendidikan. Hubungan antara birokrasi, ketersediaan sumber daya, komunikasi, dan kualitas pelayanan dibahas secara sistematis hingga menghadirkan studi kasus pelaksanaan desentralisasi pendidikan yang memperlihatkan kondisi pelayanan, persoalan kebijakan, hambatan sumber daya dan infrastruktur, serta respons birokrasi di lapangan. Bagian akhir menguraikan strategi peningkatan kualitas pelayanan melalui penguatan kapasitas pemerintah daerah, pemenuhan sumber daya, perbaikan koordinasi dan komunikasi, penataan birokrasi, serta pembangunan pendidikan yang berorientasi pada pelayanan tepat sasaran, responsif, peduli, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
|
Detail Buku |
|
| ISBN | |
| Penulis | Dr. Muzakir Tawil, M.Si. Yulizar Pramudika Tawil, S.Sos., M.Si. |
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed. |
| Penyunting | Rizki Dewi Astuti, S.S., Gr. |
| Desain Sampul | Ringgalang Alfath Saksaky, S.IP. |
| Ukuran | A5 |
| Jumlah Halaman | 212 |
| Terbit | 2026 |




Ulasan
Belum ada ulasan.