Batik tidak hanya menjadi warisan budaya yang memiliki nilai estetis, tetapi juga menjadi sumber penghidupan bagi banyak keluarga. Kegiatan membatik dapat menjadi pekerjaan utama maupun sumber pendapatan tambahan yang berjalan berdampingan dengan pekerjaan lain, seperti pertanian, perdagangan, atau pekerjaan jasa. Kondisi tersebut menjadikan keterampilan membatik memiliki kaitan erat dengan pemenuhan kebutuhan keluarga, mulai dari pangan, pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan sosial.
Buku ini membahas kehidupan ekonomi keluarga pengrajin batik, mulai dari pemahaman mengenai kesejahteraan ekonomi keluarga, aktivitas produksi batik, pengembangan keterampilan, peningkatan kualitas dan kreativitas produk, pengelolaan usaha serta keuangan keluarga, hingga pemasaran dan peluang peningkatan pendapatan. Pembahasan juga mengenalkan Nilai Tukar Pengrajin Batik (NTPB) sebagai gambaran hubungan antara pendapatan dan pengeluaran keluarga pengrajin.
Gambaran kehidupan pengrajin batik diperkuat melalui kisah Batik Tulis Al-Barokah di Desa Pakandangan Tengah, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, yang tumbuh dari usaha rumahan sejak 1991 dan terus diwariskan dalam lingkungan keluarga. Perjalanan usaha tersebut memperlihatkan bagaimana keterampilan membatik, pengelolaan usaha, pemasaran, serta sumber pendapatan keluarga saling berkaitan dalam kehidupan sehari-hari. Buku ini menghadirkan batik tidak hanya sebagai hasil karya tangan, tetapi juga sebagai aktivitas ekonomi keluarga yang menyatu dengan kehidupan sosial dan budaya masyarakat Sumenep.
|
Detail Buku |
|
| ISBN | |
| Penulis | Dr. Widita Kurniasari, S.E., M.E. Dr. Jakfar Sadik, S.E., M.E. Zidan Akmal Nafis Jamil, S.E. |
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed. |
| Penyunting | Risa Juita, S.E. |
| Desain Sampul | Ringgalang Alfath Saksaky, S.IP. |
| Ukuran | A5 |
| Jumlah Halaman | 146 |
| Terbit | 2026 |






Ulasan
Belum ada ulasan.