Bagaimana Indonesia, sebagai negara maritim terbesar di dunia, dapat mengelola kekayaan lautnya secara lestari sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi yang maksimal dari hasil perikanannya? Keseimbangan antara konservasi dan industrialisasi ini menjadi tantangan krusial yang menentukan masa depan sektor perikanan nasional. Buku ini menjawab pertanyaan tersebut dengan menyajikan sebuah kerangka kerja terintegrasi yang menghubungkan dua dunia yang sering terpisah: manajemen sumber daya perairan di hulu dan teknologi hasil perikanan di hilir. Pembaca akan diajak menyelami konsep-konsep fundamental, mulai dari pendekatan ekosistem dalam pengelolaan perikanan (EAFM), akuakultur berkelanjutan, hingga teknologi pascapanen mutakhir.
Setiap teori yang disajikan tidak dibiarkan mengawang, melainkan dibumikan melalui pendekatan unik ‘Konsep → Contoh → Implikasi’. Anda akan melihat bagaimana teori dinamika populasi diterapkan untuk menentukan kuota tangkap ikan tuna di Samudra Hindia, bagaimana prinsip biokimia menjadi dasar teknik penanganan ikan segar untuk mencegah kemunduran mutu, dan bagaimana rekayasa proses diaplikasikan dalam industri pengalengan sarden di Muncar. Studi kasus yang diangkat sepenuhnya berasal dari realitas perikanan Indonesia, mulai dari tantangan pengelolaan terumbu karang di Raja Ampat hingga inovasi produk UMKM olahan ikan di berbagai daerah.
Buku ini merupakan panduan esensial bagi mahasiswa sarjana di bidang perikanan, kelautan, dan teknologi pangan yang ingin memahami keseluruhan rantai nilai industri perikanan secara holistik. Lebih dari itu, buku ini juga menjadi sumber rujukan penting bagi para praktisi, pengambil kebijakan, dan wirausahawan yang berkomitmen membangun sektor perikanan Indonesia yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.
|
Detail Buku |
|
| ISBN | |
| Penulis | Dr. Fanny Iriany Ginzel, S.Pi., M.Si. Ir. Yohanes Merryanto, M.Si., Ph.D. Rockie R.L Supit, S.Pi., M.Si. |
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed. |
| Penyunting | Risa Juita, S.E. |
| Desain Sampul | Ringgalang Alfath Saksaky, S.IP. |
| Ukuran | UNESCO |
| Jumlah Halaman | 307 |
| Terbit | 2026 |





Ulasan
Belum ada ulasan.