Di tengah derasnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI), manusia kini dihadapkan pada pertanyaan mendasar: apa sebenarnya arti kesadaran? Buku ini mengajak pembaca untuk menelusuri misteri kesadaran, mulai dari akar filsafat klasik hingga tantangan modern yang muncul ketika mesin tampak “berpikir” dan “bertindak” layaknya manusia. Lewat bahasa yang lugas, pembahasan membuka wawasan bahwa kesadaran bukan hanya soal otak dan pikiran, tetapi juga tentang hakikat keberadaan itu sendiri.
Melalui pendekatan metafisika, buku ini mencoba menjawab pertanyaan besar: apakah mesin bisa benar-benar sadar, ataukah mereka hanya meniru perilaku tanpa pengalaman batin? Dari Plato dan Aristoteles, hingga pemikiran filsuf kontemporer, gagasan-gagasan besar disajikan dengan cara yang mudah dicerna. Tidak hanya membahas teori, buku ini juga mengajak pembaca merenung tentang identitas manusia, kebebasan, dan makna hidup di tengah dunia yang semakin digital.
Lebih dari sekadar wacana filosofis, buku ini relevan untuk siapa saja yang peduli dengan masa depan hubungan manusia dan teknologi. Ia mengajak kita berdialog: jika suatu saat mesin memiliki bentuk kesadaran, bagaimana seharusnya kita memperlakukan mereka? Dan yang lebih penting, bagaimana manusia mendefinisikan kembali dirinya sendiri? Dengan memadukan filsafat, teknologi, dan etika, buku ini menawarkan perspektif segar yang membuat pembaca tidak hanya paham, tapi juga ikut merenungkan arah kehidupan di era kecerdasan buatan.
| Detail Buku | |
| ISBN | |
| Penulis | KH. Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si., M.Si Drs. Kariono, M.Si, MCE Dra. Dara Aisyah, M.Si., Ph.D |
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M, C.Ed. |
| Penyunting | Mutia, S.P. |
| Desain Sampul | Fuad Datul Hasanah, S.p. |
| Ukuran | A5 |
| Jumlah Halaman | 356 |
| 2025 | |



Ulasan
Belum ada ulasan.