Buku ini membahas pengembangan inovasi pangan berbasis bahan lokal sebagai salah satu upaya mendukung pemenuhan kebutuhan gizi, khususnya pada kelompok remaja yang menghadapi tantangan triple burden gizi, yaitu stunting, anemia, serta peningkatan risiko obesitas dan penyakit degeneratif. Melalui pemanfaatan daun kelor (Moringa oleifera) dan kedelai (Glycine max) sebagai sumber pangan lokal bergizi, buku ini menguraikan potensi kedua bahan tersebut sebagai pangan fungsional yang kaya akan zat gizi penting, seperti protein, serat, vitamin, mineral, dan senyawa bioaktif. Pembahasan dimulai dari konsep pengembangan pangan lokal, karakteristik dan kandungan gizi daun kelor serta kedelai, hingga potensi kombinasi keduanya dalam menghasilkan produk minuman sehat yang inovatif dan bernilai tambah.
Selain memberikan landasan teori, buku ini juga menyajikan panduan praktis pengolahan berbagai produk berbasis kelor dan kedelai, mulai dari pembuatan jus kelor, susu kedelai, hingga kombinasi mix jus kelor–susu kedelai beserta variasi pengembangannya menjadi produk kreatif seperti es lilin. Buku ini dilengkapi dengan standar resep, prinsip higiene dan keamanan pangan, pengendalian mutu produk, analisis nilai gizi, serta perhitungan sederhana aspek usaha untuk mendukung pengembangan produk pangan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Dengan pendekatan ilmiah dan aplikatif, buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi mahasiswa, pendidik, pelaku usaha pangan, serta masyarakat dalam menciptakan produk minuman sehat berbasis sumber daya lokal yang aman, bergizi, dan memiliki peluang pengembangan ekonomi.
|
Detail Buku |
|
| ISBN | |
| Penulis | Putu Candriasih, S.ST., M.Kes. Prof. Dra. Anna Veronika Pont, S.KM., S.H., M.H. Ir. Wijianto, M.Kes. |
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M., C.Ed. |
| Penyunting | Khiarun Nisa, S.T. |
| Desain Sampul | Ringgalang Alfath Saksaky, S.IP. |
| Ukuran | A5 |
| Jumlah Halaman | 245 |
| Terbit | 2026 |






Ulasan
Belum ada ulasan.